Upaya memperkuat gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan kembali menjadi perhatian pada Oktober 2026. Periode sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun penting bagi pertumbuhan, perkembangan otak, dan kesehatan jangka panjang.
Mengapa periode ini penting?
Kebutuhan gizi ibu hamil dan anak berubah sesuai tahap perkembangan. Asupan beragam, pemeriksaan kehamilan, pemberian ASI sesuai kondisi, makanan pendamping yang tepat, serta pemantauan pertumbuhan perlu dilakukan dengan dukungan tenaga kesehatan.
Peran keluarga dan lingkungan
Ayah dan anggota keluarga lain dapat berperan melalui dukungan emosional, membantu menyiapkan makanan, mendampingi pemeriksaan, dan memastikan ibu memiliki waktu istirahat. Pengasuhan dan pemenuhan gizi merupakan tanggung jawab bersama.
Ketersediaan pangan bergizi dipengaruhi pendapatan, akses pasar, pengetahuan, kebiasaan keluarga, dan lingkungan. Dukungan posyandu serta layanan kesehatan dapat membantu keluarga memantau pertumbuhan anak.
Jangan memberikan suplemen, jamu, atau makanan tambahan kepada bayi tanpa arahan tenaga kesehatan. Bila pertumbuhan anak tidak sesuai pemantauan, konsultasikan lebih awal agar penyebabnya dapat dinilai.
Investasi gizi pada awal kehidupan memerlukan dukungan keluarga, layanan kesehatan, keamanan pangan, dan lingkungan yang mendukung. Kebiasaan baik yang dimulai sejak dini memberi fondasi bagi kesehatan anak.

Tinggalkan Balasan